Teknologi masa lampau, masa sekarang, masa depan

Teknologi Masa Lampau
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian  informasi  (yang  selanjutnya  dikenal  dengan  istilah  teknologi informasi),    mulai    dari    gambar-gambar    yang    tak    bermakna    di    dinding dinding   gua,   peletakan   tonggak   sejarah   dalam   bentuk   prasasti,   sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
Gambar 1.28 Gua
1.    Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia  berfungsi   sebagai  sistem  untuk  pengenalan  bentuk-bentuk  yang manusia  kenal.  Untuk  menggambarkan  informasi  yang  diperoleh,  mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada  di  sekitar  lingkungan  tempat  tinggal  mereka,  kemudian  melukiskannya pada  dinding  gua  tempat  tinggalnya. Awal  komunikasi  mereka  pada  zaman ini  hanya  berkisar  pada  bentuk  suara  dengusan  dan  menggunakan  isyarat
tangan.
 Pada  zaman  prasejarah  mulai  diciptakan  dan  digunakan  alat-alat  yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a.    3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan  oleh bangsa Sumeria dengan
menggunakan   simbol-simbol   yang   dibentuk dari   piktografi   sebagai   huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi  (penyebutan) yang
berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
Gambar 1.29 Piktografi
b.    2900 SM
Pada   2900   SM,   bangsa   Mesir   Kuno   menggunakan   huruf   hieroglif. Hieroglif  merupakan  bahasa  simbol,  dimana  setiap  ungkapan  diwakili  oleh simbol   yang   berbeda.   Jika   simbol-simbol   tersebut   digabungkan   menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk
tulisan   dan   bahasa   hieroglif   ini   lebih   maju   dibandingkan   dengan   tulisan bangsa Sumeria.
Gambar 1.30 Hieroglif

c.    500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus  yang  tumbuh  di  sekitar  sungai  Nil.  Serat  papyrus  dapat  digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk  menulis  atau  media  untuk  menyampaikan  informasi  yang  lebih  kuat dan  fleksibel  dibandingkan  dengan  lempengan  tanah  liat  yang  sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.

Gambar 1.31 Serat papyrus

d.    105 M
Pada  masa  ini,  bangsa  Cina  berhasil menemukan  kertas.  Kertas  yang ditemukan  oleh  bangsa  Cina  pada  masa  ini  adalah  kertas  yang  kita  kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap

Gambar 1.32 Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina
Teknologi Masa Sekarang
Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
Pada masa modern, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berlangsung dengan sangat pesat. Untuk lebih jelasnya, ayo cermati uraian berikut ini.a.    Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg me-ngembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.

b.    Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia  bekerja  sama  dengan  Charles  Babbage  menggunakan  mesin  analytical yang   didesain   sehingga   mampu   memasukkan   data,   mengolah   data,   dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.

c.    Tahun 1837
SamuelMorsemengembangkantelegrafdanbahasakodemorsebersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode  sederhana  untuk  mewakili  pesan-pesan  yang  ingin  dikirimkan  dengan menggunakan  pulsa  listrik  melalui  kabel  tunggal.  Namun  sinyal-sinyal  yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih  jauh,  sinyal-sinyal  yang  diterima  menjadi  terlalu  lemah  untuk  direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang
diterima  dan  mengirimnya  kembali  ke  32  km  berikutnya.  Relai  terdiri  dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan
kereta api.

Gambar 1.33 Telegraf dan penemunya (Samuel Morse)

d.    Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan me-ngembangkan telepon  yang  dipergunakan  pertama  kali  secara  umum.  Pada  1879,  sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan  nama.  Hal  ini  untuk  mencegah  operator  yang  tidak  mengenal semua   pelanggan.   Sistem   penomoran   telepon   menggunakan   huruf   dan
angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

e.    Tahun 1889
Pada  1889,  Herman  Hollerith  menerapkan  prinsip  kartu  perforasi  untuk melakukan penghitungan.   Tugas    pertamanya    adalah    menemukan    cara yang  lebih  cepat  untuk  melakukan perhitungan  bagi  Biro  Sensus  Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk   menyelesaikan   perhitungan.   Dengan berkembangnya    populasi,    Biro    Sensus tersebut  memperkirakan  bahwa  dibutuhkan waktu  sepuluh  tahun  untuk  menyelesaikan perhitungan sensus.Hollerith    menggunakan    kartu    perforasi untuk    memasukkan    data    sensus    yang kemudian   diolah   oleh   alat   tersebut   secara mekanik.    Sebuah    kartu    dapat    menyimpan hingga   80   variabel.   Dengan   menggunakan alat  tersebut,  hasil  sensus  dapat  diselesaikan dalam   waktu   enam   minggu.   Selain   memiliki keuntungan   dalam   bidang   kecepatan,   kartu tersebut  berfungsi  sebagai  media  penyimpan data.    Tingkat    kesalahan    perhitungan    juga dapat ditekan secara drastis.

f.    Tahun 1931
Pada  1931,  Vannevar  Bush  membuat  sebuah  kalkulator  untuk  menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.  Mesin  tersebut  sangat  besar  dan  berat  karena  ratusan gerigi  dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.

g.    Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami   perkembangan   sehingga   menjadi semakin   canggih.   Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.

h.    Tahun 1973 – 1990
Pada   masa   ini,   istilah   internet   diperkenalkan   dalam   sebuah   paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai  rangkaian  komputer  yang  terhubung  di dalam  beberapa  rangkaian. Rangkaian   pusat   yang   membentuk   internet   diawali   pada   1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced  Research  Projects  Agency).  Beberapa  penyelidikan  awal  yang disumbang  oleh  ARPANET  di  antaranya  adalah kaedah  rangkaian  tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada  1981,  National  Science  Foundation  mengembangkan  backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalampemerintahan. Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari   NCP   ke   TCP/IP.   Ini   merupakan   awal   dari   Internet yang   kita   kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai  alat  koordinasi  di  antara  DARPA,  ARPANET,  DDN,  dan Internet Gateway.
Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

i.    Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran  dari  para anggotanya  untuk  menanggulangi  biaya  operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World  Wide  Web  oleh  CERN.  Pada  1993,  NSF  membentuk  InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet).
Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai
segi  kehidupan  manusia  dan  menjadi  bagian  yang  tidak  dapat  dipisahkan dari  manusia.  Pada  1995,  perusahaan  umum  mulai  diperkenankan  menjadi provider    dengan    membeli    jaringan    di    backbone.    Langkah    ini    memulai pengembangan   teknologi   informasi,   khususnya   internet   dan   penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

Teknologi Masa Depan
Pada tahun 2020 istilah ‘antarmuka’ (interface) dan ‘pengguna’ (user) akan hilang di saat komputer akan bergabung lebih erat dengan manusia. Ini adalah salah satu perkiraan yang disebut dalam laporan yang disusun dengan bantuan Microsoft berdasarkan pembahasan 45 akademisi dari berbagai bidang ilmu komputer, sosial, sosiologi dan psikologi.
Laporan tersebut memperkirakan perubahan mendasar dalam bidang yang disebut Interaksi Manusia dan Komputer (Interaksi Manusia dan Komputer atau IMK).
Maka ditahun 2020 kegiatan manusia akan semakin menyatu dengan mesin, kata laporan itu. Komputer akan dapat mengantisipasi apa yang diinginkan manusia, yang akan membutuhkan panduan baru untuk mengatur hubungan manusia dengan mesin.
Salah satu rekomendasi bagi arah Interaksi Manusia dan Komputer (Human-Computer Interaction) di masa depan, laporan itu mengusulkan dibutuhkan keterlibatan lebih besar dengan pemerintah dan para pembuat kebijakan.
Model Mental IMK
 
Sejak adanya temuan-temuan yang dilakukan oleh para peneliti IMK tentang fungsionalitas sistem, yakni “apa yang diketahui oleh pemakai tentang sistem perangkat lunak komputer” dan usability sistem, yakni “apa yang harus dilakukan oleh pemakaiterhadap sistem ” mendorong perkembangan riset dalam IMK tersebut.
Riset yang dilakukan pada akhir-akhir ini mulai berfokus kepada jenis-jenispengetahuan pemakai ketika ia menggunakan sistem komputer. Konsep model mental terhadap sistem adalah topik utamanya. Studi representasi pengetahuan yang berbasis komputer ini menghasilkan keuntungan-keuntungan antara lain studi ini bisa menggali basis perilaku teoritis, seperti perilaku khusus pemakai terhadap tugasnya. Studi jenis ini juga berkaitan dengan representasi mental.
Dengan demikian terlihat jelas bahwa fokus perhatian IMK tidak hanya pada keindahan tampilannya saja atau hanya tertuju pada tampilan antarmukanya saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek pamakai, implementasi sistem rancangannya dan fenomena lingkungannya, dan lainnya. Misalnya, rancangan sistem itu harus memperhatikan kenyamanan pemakai, kemudahan dalam pemakaian, mudah untuk dipelajari dlsb.
Tujuan dari IMK adalah untuk menghasilkan sistem yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi masyarakat kerja atau lingkungan keluarga.
Sedangkan utilitas  mengacu  kepada  fungsionalitas  sistem  atau  sistem  tersebut  dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi kerjanya.  Ketergunaan (usability) disini dimaksudkan bahwa sstem yang dibuat tersebut  mudah digunakan dan mudah dipelajari baik secara individu ataupun kelompok.
Perpustakaan Digital
 
Terkoneksi secara total bisa menjadi tidak berarti jika semua yang didapatkan oleh Wikimuers di internet adalah foto-foto panas artis Ayu Azhari. Tetapi digitalisasi semua pekerjaan manusia yang terakumulasi sudah diproses dengan cepat sekarang ini. Semua jalur MIT sekarang sudah online dan jika anda belum pernah melakukannya, lakukan cek di Google Book Search.
Akan tiba suatu masa bagi kita ketika setiap pertanyaan yang faktual akan dapat langsung dijawab dengan segera, secara online. Tetapi sayangnya, pertanyaan-pertanyaan anda di internet biasanya selalu yang gampang-gampang saja, jadi tidak sebanding dengan kecanggihannya.
Alat Cetak Desktop 3 Dimensi
Daripada Anda harus ke toko untuk membeli perkakas yang dibutuhkan, lebih baik Anda men-download sebuah rancangan perkakas pilihan kita lalu mewujudkannya di dalam sebuah alat cetak desktop 3 dimensi. Langkah selanjutnya adalah anda mendisain sendiri perkakas-perkakas, memposting desain-desain tersebut, menjualnya dan seterusnya. Usaha rumah tangga dalam bidang pembuatan mainan anak-anak, peralatan dapur, dan barang kerajinan penghias rumah, yang sering dianggap remeh, sekarang akan menjadi raja!
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian  informasi  (yang  selanjutnya  dikenal  dengan  istilah  teknologi informasi),    mulai    dari    gambar-gambar    yang    tak    bermakna    di    dinding dinding   gua,   peletakan   tonggak   sejarah   dalam   bentuk   prasasti,   sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
Gambar 1.28 Gua
1.    Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia  berfungsi   sebagai  sistem  untuk  pengenalan  bentuk-bentuk  yang manusia  kenal.  Untuk  menggambarkan  informasi  yang  diperoleh,  mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada  di  sekitar  lingkungan  tempat  tinggal  mereka,  kemudian  melukiskannya pada  dinding  gua  tempat  tinggalnya. Awal  komunikasi  mereka  pada  zaman ini  hanya  berkisar  pada  bentuk  suara  dengusan  dan  menggunakan  isyarat
tangan.
           Pada  zaman  prasejarah  mulai  diciptakan  dan  digunakan  alat-alat  yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
a.    3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan  oleh bangsa Sumeria dengan
menggunakan   simbol-simbol   yang   dibentuk dari   piktografi   sebagai   huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi  (penyebutan) yang
berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
Gambar 1.29 Piktografi
b.    2900 SM
Pada   2900   SM,   bangsa   Mesir   Kuno   menggunakan   huruf   hieroglif. Hieroglif  merupakan  bahasa  simbol,  dimana  setiap  ungkapan  diwakili  oleh simbol   yang   berbeda.   Jika   simbol-simbol   tersebut   digabungkan   menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk
tulisan   dan   bahasa   hieroglif   ini   lebih   maju   dibandingkan   dengan   tulisan bangsa Sumeria.
Gambar 1.30 Hieroglif

c.    500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus  yang  tumbuh  di  sekitar  sungai  Nil.  Serat  papyrus  dapat  digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk  menulis  atau  media  untuk  menyampaikan  informasi  yang  lebih  kuat dan  fleksibel  dibandingkan  dengan  lempengan  tanah  liat  yang  sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.

Gambar 1.31 Serat papyrus

d.    105 M
Pada  masa  ini,  bangsa  Cina  berhasil menemukan  kertas.  Kertas  yang ditemukan  oleh  bangsa  Cina  pada  masa  ini  adalah  kertas  yang  kita  kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap

Gambar 1.32 Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s